Pada hari Jumat tanggal 22 Januari 2010 di ruang rapat PT Bina Karya (persero) telah berlangsung perundingan bipartit ke 1 (satu)  antara Manajemen PT Bina Karya (persero) dengan Serikat Pekerja KKBK.

Dari 4(empat) pokok perselisihan yang dibahas masih ada 2(dua) yang belum terlihat mengarah kedalam kesepakatan. Sehingga diputuskan akan diadakan perundingan lanjutan ( bipartit ke 2 ) pada hari Jumat tanggal 29 Januari 2010.

Secara prosedur yang berlaku, apa bila dalam jangka waktu 30 ( tiga puluh ) hari  kerja sejak tanggal dimulainya perundingan salah satu pihak menolak untuk berunding atau telah dilakukan perundingan tetapi tidak mencapai kesepakatan,  perundingan bipartit dianggap gagal, maka salah satu atau kedua  belah pihak  bisa mencatatkan perselisihannya kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan setempat.

Pokok permasalahan yang masih mengganjal adalah perusahaan belum bersedia mencabut SK tentang Peraturan Penghasilan Karyawan ( SK Direksi PT Bina Karya persero No. 1120/SK/SDM-BK/VIII/2007) yang secara hukum sudah cacat dan harus segera diganti dengan SK yang baru ( harus mengacu kepada Perjanjian Kerja Bersama / PKB 2009-2011 ).

Ngototnya perusahaan untuk tidak melaksanakan/menindaklanjuti PKB yang telah disepakati tersebut,  sama dengan tidak mematuhi Undang-undang Ketenagakerjaan tahun 2003 Pasal 126 ayat 1.

Dalam hal ini perusahaan secara tidak langsung menahan sebagian hak karyawan ( gaji) yang mestinya harus diterima sesuai ketentuan yang ada dalam PKB yang berlaku.

Dalam PKB 2009-2011 , Pasal 19  ayat 1 b)  dengan jelas dan gamblang disebutkan ; “Besaran Gaji Pokok mengikuti skala gaji pokok PNS yang sedang diberlakukan oleh Pemerintah”. 

Dengan kelakuan perusahaan mempertahankan SK lama yang harus batal demi hukum tersebut, seluruh karyawan merasa sangat dirugikan, pasalnya rumusan gaji karyawan dalam SK yang sudah bodong tersebut mengikuti skala gaji PNS 2007, padahal terhitung  sejak awal Januari tahun 2009   rumusan gaji karyawan seharusnya sudah diberlakukan dengan  mengikuti skala gaji PNS 2009.

Menurut pengamatan Serikat Pekerja  ada yang aneh di perusahaan BUMN konsultan  ini, dalam 2 (dua) tahun terakhir ini gaji karyawan tidak pernah naik tetapi gaji direksi naik. Fakta yang ditemui SP di tahun 2009 kepentingan yang menyangkut hak direksi dan komisaris  telah di prioritaskan, sementara hak karyawan yang  jelas jelas ada dalam PKB tidak dilaksanakan. Seharusnya perusahaan tidak perlu ngotot dan melanggar PKB , kalau alasannya karena belum ada uang,  sebenarnya  SK untuk penyesuaian gaji tetap harus dibuat dan kekurangan gaji bisa dirapel saat perusahaan ada uang.

Dengan adanya penyesuaian gaji mengikuti ketentuan yang harus berlaku, maka secara psikologis hal tersebut akan menumbuhkan kepercayaan karyawan terhadap manajemen perusahaan dan selanjutnya bisa berbuah meningkatkan kinerja karyawan.  

Semestinya sebagai perusahaan BUMN , manajemen harus memberikan contoh yang baik , dan jangan membuat  kesan  meremehkan Undang-undang Ketenagakerjaan serta mendholimi hak karyawan.

Demi menegakkan hukum ,  SP-KKBK bertekad untuk menuntaskan  masalah ini sampai di Pengadilan Hubungan Industrial.

Ketika KEWAJIBAN  sudah dilaksanakan, Isya Allah yang namanya HAK  tidak akan pernah hilang, tidak akan bisa dikemplang dan tidak bakalan nyasar kepada yang tidak berhak. 

Hak dan kewajiban adalah seperti dua sisi pada mata uang logam , tidak terpisahkan dan selalu seimbang.

Waspadailah kata kata mutiara yang sering dianut  oleh  pengusaha nakal  :

  ” Hak untuk majikan , kewajiban untuk karyawan “.

Nugroho WS  ( Ketua Umum SP-KKBK ).

About Nugroho WS

KORPS KARYAWAN BINA KARYA ( KKBK ) , adalah Serikat Pekerja PT Bina Karya ( Persero ) yang didirikan tanggal 31 Maret 1999 dan telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja RI melalui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 250/OP.SP BPU/DFT/03/IX/99, beralamat di Jalan DI Panjaitan Kav. 2 Cawang Jakarta Timur.

4 responses »

  1. rachelena ms mengatakan:

    saya dukung, kita berjuang terus, hanya menyesuaikan gaji sesuai pkb yang telah ditandatangani ke dua belah pihak, kok susah ya.
    Kapan BK kembali seperti th. 1982 – 1990 ya, yg pimpinannya berpihak kepada karyawan.

  2. Nugroho WS mengatakan:

    mbak Lena sebenarnya pimpinan kita itu selalu ingat pada karyawan …. terutama saat karyawan harus melaksanakan kewajibannya

    pihak menejemen dalam perundingan bipartit, mengakui sangat memahami PKB, bahkan beberapa waktu lalu setelah PKB 2009-2011 ditandatangani bersama, banyak Surat Peringatan ( SP 1 ) diluncurkan ke karyawan (yang melakukan pelanggaran) pasti selalu menyebut pasal pasal di PKB.

    tapi ketika ada pasal mengenai hak karyawan ???
    tidak dibaca ??? ….. lupa ???
    sampai surat Serikat Pekerja yang mengingatkan kewajiban mereka sesuai PKB pun tidak pernah ditanggapi/dibalas ….

    sehingga Serikat Pekerja pun dengan sangat terpaksa meluncurkan surat ke menteri Depnakertrans RI dengan tembusan ke pihak pihak terkait termasuk Meneg BUMN.

    doakan semoga pimpinan perusahaan kita mendapatkan pencerahan dari YANG DI ATAS …. Amien 3 x

  3. Sugeng mengatakan:

    Aduh mas Nug jangan disinggung TIDAK DIBACA ??? ….. LUPA ??? …. ini menjadi alasan kenapa hak karyawan tidak segera diberikan. Karena bila didepan pengadilan kalau BAP ditandatangan tapi tidak membaca isinya dianggap BATAL….. Jadi mendingan mas Nug hapus saja jawaban mas Nug itu atau diedit termasuk ini…….

  4. Nugroho WS mengatakan:

    tks mas sugeng , di sini tidak perlu hapus atau edit … biarlah semuanya mengalir apa adanya.

    waktu tanda tangan Perjanjian Kerja Bersama dahulu, sebelumnya tiap ayat/pasal dibaca bersama-sama lebih dahulu dan diparaf bersama-sama.

    tiap lembar pun kemudian di cap oleh Depnakertrans RI, sebelum digandakan/dibagikan kepada kedua belah pihak ( termasuk seluruh karyawan )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s