DISKUSI FSP-BUMN dengan RIZAL RAMLI

Pada Hari Kamis tanggal 19 Juni 2008 , di mulai pk 19.00 WIB FSP BUMN ( Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara ) telah mengundang anggotanya untuk berdiskusi mengenai isu privatisasi, bahaya neo liberalisme dan peran strategis BUMN dalam mendorong reformasi dan terwujudnya demokrasi ekonomi.

Acara yang diselenggarakan di PTPN VIII Wisata Agro Gunung Mas Puncak tersebut dihadiri oleh puluhan wakil Serikat Pekerja BUMN yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai pembicara dalam acara tersebut adalah Rizal Ramli , Presiden Komisaris PT Semen Gresik yang juga aktif sebagai Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia ( KBI ).

Rizal Ramli yang pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan di era pemerintahan Gus Dur tersebut, dengan gaya profesionalnya menjawab secara sangat memuaskan banyak pertanyaan dari para Pengurus SP BUMN yang hadir pada malam itu.

Diskusi yang berlangsung hidup dan penuh semangat tersebut berakhir sampai tengah malam.

Gimana nggak penuh semangat ??? Lha iya lah ….. karena Serikat Pekerja yang datang adalah orang orang yang senasib sepenanggungan, di mana rata rata adalah dari BUMN yang rugi ( terpuruk ) atau paling tidak adalah para karyawan BUMN yang pernah dan sedang merasakan penderitaan akibat mismanajemen di dunia BUMN.

Yang dipermasalahkan kurang lebih sama sekitar kinerja para direksi, komisaris, meneg BUMN dan pihak pihak yang mempengaruhi berbagai permasalahan yang ada di BUMN.

Dari yang diungkapkan oleh para wakil SP BUMN tersebut, ternyata banyak kekonyolan yang mestinya tidak perlu terjadi di BUMN Negeri tercinta ini.

Pada kesempatan itu oleh Rizal Ramli telah dipaparkan contoh contoh kongkret yang pernah dialaminya semasa beliau bertugas di pemerintahan termasuk terobosan positip yang pernah dilakukannya untuk membangkitkan keuntungan dari PT Semen Gresik ( dalam kewajibannya selaku Preskom PT Semen Gresik ).

Rizal Ramli yang pernah menjadi penasehat 3 ( tiga ) calon presiden RI ini juga menceritakan bagaimana dia membenahi Bulog saat menjabat menjadi Kabulog.

Di saat menjadi Kabulog tersebut masih sempat pula dia membantu pemerintah membenahi IPTN yang sekarang menjadi PT Dirgantara Indonesia.

Pesan moral yang ditangkap dalam diskusi tersebut adalah ; BUMN yang terpuruk bisa bangkit ……. Negara Bisa Bangkit ……. Pilih Jalan Baru ….. Tinggalkan Jalan Sesat ……. Tinggalkan Pemikiran ( Ajaran ) Sesat …… Demi Kebaikan Masyarakat Banyak …….. Masyarakat Indonesia ……… MENUJU KEBANGKITAN INDONESIA.

JALAN BARU , PEMIMPIN BARU. MENUJU KEBANGKITAN INDONESIA BARU. Demikian pesan dari bung Rizal Ramli Ketua Umum KBI.

BANGKRUT ( BANGKIT ) BUMN ?????, demikian pertanyaan dari para karyawan BUMN.

About Nugroho WS

KORPS KARYAWAN BINA KARYA ( KKBK ) , adalah Serikat Pekerja PT Bina Karya ( Persero ) yang didirikan tanggal 31 Maret 1999 dan telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja RI melalui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 250/OP.SP BPU/DFT/03/IX/99, beralamat di Jalan DI Panjaitan Kav. 2 Cawang Jakarta Timur.

3 responses »

  1. Nugroho WS mengatakan:

    Dari BK yang ikut hadir selain saya ada P Yulianto dan P Matsyah, bersama rombongan BK ikut serta pula Ketua SP Indra Karya ( P Leo Situmorang ) yang terkagum kagum dengan Rizal Ramli sang penerobos.

  2. heri mengatakan:

    Semoga perjuangan rekan2 FSP BUMN tetap semangat dan selalu kompak tuk menyelamatkan BUMN di negeri ini. Amin…

  3. Boim Kartenegara mengatakan:

    Selamat berjuang rekan-rekan Serikat Pekerja Indonesia !!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s