INJURE TIME PERMAINAN SEPAK BOLA di BUMN

 

Perhelatan Euro 2008 baru saja dimulai , sebanyak 16 tim peserta telah hadir bermain memperebutkan supremasi sepak bola Eropa.

Di kafe kafe , di kampung kampung orang rame rame pada nonton bareng. Bahkan di kantor kantorpun orang curi waktu  walau untuk nonton siaran ulang.

Perhelatan sepak bola besar tersebut sementara telah membuat orang lupa bahwa harga BBM, tarif transport umum  dan harga barang kebutuhan sehari hari baru saja melonjak naik.

Mereka menonton dengan tegang saat tim kesayangannya lagi bertanding, begitu tim pavoritnya memasukkan bola ke gawang lawan terdengarlah sorak gembira , sebaliknya ketika timnya kalah mereka duduk lesu dan keluarlah komentar komentar penyesalan.

Ketegangan penonton akan memuncak saat injure time , ketika  hitungan di bawah 5 menit menjelang pertandingan usai para penonton berharap  cemas agar permainan segera selesai dengan kemenangan timnya.

Pada saat injure time ini yang tegang tidak hanya penonton , pemain dan pelatihpun pun biasanya juga ikut tegang.

Saat ini manajemen di BUMN konsultan PT Bina Karya ( Persero ) pun juga sedang dalam situasi injure time, secara periodik masa jabatan Dirut yang bertugas hanya tinggal hitungan hari ( kalau wasit permainan dalam hal ini adalah Meneg BUMN masih menerapkan waktu permainan direksi adalah 5 tahun ).

Score permainan sepak bola BUMN di Bina Karya sudah jelas  , walaupun yang bermain adalah Perusahaan yang dipimpin sang kapten ( Dirut ) melawan Pasar untuk meraih keuntungan yang akan disetor ke negara, yang akan kalah sudah jelas ….. yaitu karyawan.

Bahkan sejak awal permainan karyawan sudah banyak merasakan kekalahan,  ini terlihat dari janji janji direksi ( Ir. Minny Sulistiowati MM dan Ir HS Arief MBA ) yang sering di ingkari, yaitu  dalam hal pelunasan  hak hak karyawan yang belum dibayar oleh perusahaan sampai dengan saat ini. 

Bahkan kekalahan karyawan semakin  parah dengan tidak teraturnya jadwal pembayaran gaji 4 ( empat ) bulan terakhir ini.

Dalam situasi injure time ini kelihatannya semangat kapten permainan semakin menurun, ibarat pertandingan sepak bola  tendangannya semakin melenceng ngawur, bahkan sang kaptenpun terlihat sering bingung tidak berani ngambil keputusan ……..( ketika ada bola di depan mata tidak berani menendang ).

Inilah fakta yang sering terjadi dalam suatu kondisi injure time.

Karyawan berharap wasit tidak tidur, peluit tanda berakhirnya pertandingan harus segera ditiup.

Tidak perlu  tambahan bonus waktu, itu mission imposible, karena tidak akan ada tambahan goal untuk karyawan.

Pelatih / manajer tim harus segera lakukan evaluasi , ini sepak bola, jangan timpakan segala kesalahan hanya pada kapten tim. Dan jangan cari kambing hitam untuk menyelamatkan kambing aslinya.

Namun Fakta tetap berbicara, tidak ada mantan kapten atau wasit dan manajer tim sepak bola BUMN ini yang pernah menderita setelah permainan usai.

Yang pasti menderita adalah karyawan yang di tinggalkannya, ( semoga yang meninggalkan kelak diterima di sisi NYA  sesuai amal baiknya, Amien ).     

Selamat jalan kapten, gantunglah sepatumu , sebelum para bonek menggantungmu.

About Nugroho WS

KORPS KARYAWAN BINA KARYA ( KKBK ) , adalah Serikat Pekerja PT Bina Karya ( Persero ) yang didirikan tanggal 31 Maret 1999 dan telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja RI melalui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 250/OP.SP BPU/DFT/03/IX/99, beralamat di Jalan DI Panjaitan Kav. 2 Cawang Jakarta Timur.

2 responses »

  1. Ketum KKBK mengatakan:

    Dari pengamatan saya setelah berkali kali ketemu 2 Direktur BK tersebut, mereka itu pantasnya ditaruh / dimutasi ke BUMN lain yang karyawannya sudah sejahtera.
    Karena ketika menghadapi karyawan yang menderita akibat ulah perusahaan, mereka sepertinya sudah tidak punya hati nurani lagi.
    Semoga pak komisaris baca komentar saya ini dan menyampaikannya ke pak Meneg BUMN Sofyan Djalil.
    Lima Charlie Lima Bravo ( Lebih Cepat Lebih Baik ) , kalau mereka tidak segera diganti bisa dipastikan perusahaan ini akan segera hancur .
    Pemberi kerja ( pengguna jasa ) pasti nggak bakal mau ngasih kerjaan kepada perusahaan yang dipimpin oleh Direktur yang tidak tegas dan tidak peduli terhadap karyawannya.

  2. SKDN mengatakan:

    Pak Ketua, Pemipin itu sebenarnya pejuang. Orang dijadikan pemimpin berarti untuk berjuang (mujahid). Mujahad itu perjuangan dalam konteks wilayah fisik dan spirit hidup, manajemen adalah kendaraan dalam melaksanakan perjuangan itu. Pusat subjeknya adalah hati. Kedalaman hati bernama nurani. Seorang pemimpin yang otomatis pejuang harus bernurani dan serius dalam melaksanakan perjuangannya. Kalau pemimpin sudah tidak mempunyai nurani dan keseriusan dalam perjuangan kemajuan maka dengan etika yang baik dan dengan segala kerendahan hati, dipersilahkan untuk mati hari ini juga. Tolong Pak Meneg BUMN carikan pemimpin untuk kami yang berani berjuang untuk menerbitkan kesejahteraan dan bersikap adil, bukan pemimpin yang berani malu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s